peta hijau sahabat sepeda yogyakarta 2006-2007


Tuesday, May 15, 2007
Review Peta Hijau Sahabat Sepeda

Sudah satu bulan berlalu sejak survei (resmi) bersama mengumpulkan data untuk Peta Hijau Sepeda Yogyakarta. Sekarang saatnya untuk mengumpulkan semua data yang terekam dan tersebar menjadi satu. Lanjut dengan review per data berdasarkan kategori sistem ikon Green Map System. Yuk, kita ngumpul untuk menyelesaikan itu semua pada:

Hari, tanggal: Sabtu, 19 Mei 2007
Waktu: pk 10.00 - selesai
Tempat: Kantor COMBINE Resource Institution Jl. Ngadisuryan No. 26 Kraton, Yogyakarta
Agenda:
- kompilasi data hasil survei
- review per data berdasarkan sistem ikon Green Map System
- perencanaan finalisasi data dan peta

Siapa pun boleh turut serta dalam proses ini, baik yang pernah ikut dalam survei sebelumnya maupun yang belum pernah terlibat sekalipun. Segala masukan, pendapat, dan informasi dari segala sudut pandang sangat diperlukan untuk memperkaya peta hijau yang akan dibuat ini.


Kontak:
Elanto Wijoyono
e-mail: joeyakarta@yahoo.com, greenmapper_jogja@yahoo.com
hp: 0815 7865 8586

Posted at 09:31 pm by greenmapsepeda
Make a comment  




Wednesday, April 25, 2007
Untuk Kegiatan Bersepeda yang Aman dan Sehat

Deklarasi Forum Sepeda Jogja

Sebagai salah satu hasil sarasehan "Jogja Bersepeda Nyaman, Mungkinkah?" pada hari Sabtu (21/04) lalu di Joglo Kedaulatan Rakyat (KR) Yogyakarta disepakati terbentuknya Forum Sepeda Jogja. Forum ini merupakan jaringan antar komunitas (ber)sepeda yang telah cukup banyak bermunculan di Yogyakarta.

Komunitas pegiat Green Map Yogyakarta yang saat ini sedang menggarap proyek Peta Hijau Sahabat Sepeda turut menandatangani pendirian deklarasi tersebut bersama wakil-wakil komunitas lain dan pihak-pihak lain yang peduli dengan sepeda. Dukungan terhadap maksud tersebut antara lain datang dari Kapoltabes Yogyakarta, Komunitas Sepeda KR, Jaringan Sepeda Hijau UGM, Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM, Dishub DIY, Yayasan Lembaga Konsumen Yogyakarta, Polygon, Komunitas Sepeda Onthel Djogjakarta (Podjok), Jogja Onthel Community (JOC), Bike to Work Chapter Yogyakarta (B2W), Institue Transportation Studies (Instran), Adi Mitra Polygon, serta Organizer Sepeda.

Deklarasi tersebut kembali dibacakan bersama-sama dalam acara pencanangan Pekan Keselamatan Transportasi Jalan se Dunia (United Nation Global Safety Week) di halaman Balairung Kampus UGM Yogyakarta. Acara pada hari Senin (23/04) pagi itu diawali dengan bersepeda bersama mulai pukul 06.30 melewati lajur sepeda antar kampus. Seluruh peserta berkonvoi secara tertib melewati lajur sepeda yang ada sambil berkampanye menyebarkan leaflet ajakan kembali bersepeda.

Pertumbuhan kendaraan bermotor 38%
Ketersediaan jalan hanya naik 6%
Korban meninggal akibat kecelakaan setiap tahun 17.732 orang
Kualitas udara kota sudah di atas nilai ambang batas
Penderita penyakit saluran pernafasan kian meroket
Kerugian ekonomi sudah tidak terhitung lagi
(data tahun 2004)

Haruskah dipertahankan..??

Mari Kembali Bersepeda..!!
- Berilah kesempatan bagi orang yang mau bersepeda
- Berilah jalan bagi orang yang bersepeda
- Jangan ganggu orang yang sedang bersepeda

Berilah Ruang Parkir Sepeda di Setiap..!!
- Mall/Pasar Tradisional/Pusat Perbelanjaan
- Gedung/Perkantoran Pemerintah/Swasta
- Kampus PTN/PTS
- Rumah Sakit Negeri/Swasta


--------------------------------------------------------------------------------------

Deklarasi Jogja untuk Sepeda

Atas Rakhmat Tuhan Yang Maha Kuasa

Menyadari bahwa pembangunan yang dilaksanakan selain telah menghasilkan kemajuan juga dampak berupa kerusakan lingkungan, penggunaan sumberdaya alam yang berlebihan akan meningkatkan kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap masa depan umat manusia, perilaku mobilitas sehat terancam penggunaan teknologi dan moda transportasi yang tidak tepat.

Meyakini bahwa upaya untuk mengatasi dan mengendalikan ancaman terhadap masa depan umat manusia karena kerusakan lingkungan harus dilakukan oleh semua orang di semua tempat. Sepeda merupakan teknologi dan hasil peradaban yang berpotensi menjadi sarana transportasi yang ramah lingkungan, hemat, dan menyehatkan.

Menyerukan kepada semua pihak, baik perseorangan maupun lembaga untuk:
1. Menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi
2. Menggunakan sepeda sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku
3. Memberikan prioritas bagi pengguna sepeda
4. Mengintegrasikan penggunaan sepeda dengan aman dan nyaman ke dalam kebijakan dan kegiatan pembangunan transportasi dan lingkungan hidup
5. Mensosialisasikan penggunaan sepeda, kebijakan, dan kegiatan pembangunan untuk sepeda kepada pihak-pihak yang relevan
6. Menetapkan hari bersepeda sebagai penghargaan kepada pencipta, pengembang, pembuat, pemelihara, dan pengguna sepeda
7. Mengembangkan partisipasi dan kerjasama lebih luas untuk mewujudkan maksud-maksud deklarasi


Bulaksumur, 1 September 2006
Atas nama yang hadir,

ttd
Sri Sultan Hamengku Buwono X


--------------------------------------------------------------------------------------------

Deklarasi
Pendirian Forum Sepeda Jogja



Atas rakhmat Tuhan Yang Maha Kuasa,

Deklarasi "Jogja untuk Sepeda" yang ditandatangani oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada tanggal 1 September 2006 merupakan pengejawantahan keyakinan, keinginan, dan agenda masyarakat Jogja untuk menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi yang ramah lingkungan, murah, dan sehat. Untuk mewujudkan maksud-maksud deklarasi tersebut, diperlukan kegiatan dan perangkat kelembagaan.

Kegiatan sarasehan "Jogja Bersepeda Nyaman, Mungkinkah?", yang diselenggarakan oleh komunitas sepeda Jogja pada tanggal 21 April 2007 di Joglo KR telah menyepakati nilai-nilai dan kegiatan.

Untuk mewadahi maksud-maksud tersebut di atas, dibentuk Forum Sepeda Jogja. Hal-hal mengenai organisasi dan lain-lain diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang akan disusun.


Yogyakarta, 21 April 2007

Posted at 12:25 am by greenmapsepeda
Make a comment  




Tuesday, April 24, 2007
Terbentuk, Forum Sepeda Jogja

Dr. Heru Sutomo: Kurangi Resiko Kecelakaan Lalin

YOGYA (KR) - Sarasehan yang bertema ‘Jogja Bersepeda Nyaman, Mungkinkah?’ di Joglo KR, Sabtu (21/4) menghasilkan keputusan penting. Keputusan yang disepakati seluruh peserta rapat adalah membentuk sebuah forum yang dinamakan Forum Sepeda Jogja (FSJ) yang mewadahi komunitas maupun masyarakat penggemar bersepeda. Keberadaan forum ini juga untuk merealisasikan substansi dari ‘Deklarasi Jogja untuk Sepeda’ yang dicanangkan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, September 2006 silam.

Keputusan untuk membentuk forum itu selanjutnya oleh pembicara dan peserta sarasehan ditindak lanjuti dengan membuat kesepakatan. Antara lain diwakili Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Drs Haka Astana Mantika Widya SH, Budi Setyawan (Komunitas Sepeda KR), Hendrie Adjie Kusworo (Jaringan Sepeda Hijau UGM), Dr Heru Sutomo (Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM), Harry Agus Triono (Dishub DIY), Nanang Ismuhartoyo (Yayasan Lembaga Konsumen Yogyakarta), Peter Mulyadi (Polygon).

Juga perwakilan komunitas dan pihak yang peduli dengan sepeda seperti Komunitas Sepeda Onthel Djogjakarta (Podjok), Jogja Onthel Community (JOC), Bike to Work Jogja (B2W), Green Map, Institute Transportation Studies (Instran), Adi Mitra (Polygon), Organizer Sepeda. “Forum ini antara lain untuk mendorong realisasi ‘Deklarasi Jogja untuk Sepeda’ yang isinya antara lain yang menyatakan sepeda merupakan teknologi dan hasil peradaban yang berpotensi menjadi sarana transportasi yang ramah lingkungan, hemat dan menyehatkan,” kata salah seorang pemrakarsa FSJ Hendrie Adjie Kusworo.

Lebih lanjut Adjie mengatakan, isi deklarasi lainnya antara lain seruan kepada semua pihak, baik perorangan maupun lembaga untuk mensosialisasikan penggunaan sepeda, kebijakan dan kegiatan pembangunan untuk sepeda kepada pihak-pihak yang relevan, mengintegrasikan penggunaan sepeda dengan aman dan nyaman ke dalam kebijakan dan kegiatan pembangunan transportasi dan lingkungan hidup.

“Rencananya FSJ akan kami launching pada saat pembukaan United Nations Global Road Safety Week (GRSW) atau pekan keselamatan di jalan yang akan dimulai di Boulevard UGM, Senin (23/4),” imbuh Adjie.

Sarasehan ‘Jogja Bersepeda Nyaman, Mungkinkah?’ menghadirkan pembicara Dr Heru Sutomo (Pustral UGM), dr Baroto Winardi (B2W Jogja), Peter Mulyadi (Polygon), Djoko Tirtono (ISSI DIY), Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Drs Haka Astana Mantika Widya dan Hendrie Adjie Kusworo.

Menurut Dr Heru Sutomo dari Pustral seiring dengan peningkatan jumlah sepeda motor di jalan, jumlah kematian yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas meningkat tajam. Bahkan dalam beberapa tahun ke depan kecelakaan lalu lintas karena sepeda motor bisa melewati angka kematian yang diakibatkan oleh penyakit. “Sepeda sebenarnya merupakan alat transportasi yang nyaman dan aman serta resiko terjadi kecelakaan yang berakibat fatal jauh lebih sedikit dari sepeda motor,” kata Heru Sutomo.

Sementara di Joglo KR digelar sarasehan di Griya KR juga digelar expo sepeda dan aksesorisnya dari Polygon, Komunitas Podjok dengan sepeda tuanya, Jaringan Sepeda Hijau Kampus, dan komunitas Pitagoras (Pit-pitan Agawe Rogo Waras) asal Klaten yang menampilkan rute sepeda yang cukup membuat geleng-geleng pengunjung karena jarak yang ditempuh setiap rutenya antara 75 Km hingga 150 Km. (R-1)-b.

Kedaulatan Rakyat - Minggu, 22 April 2007

Posted at 10:57 pm by greenmapsepeda
Comments (5)  

Pekan Keselamatan Jalan Se-Dunia di DIY

30 Ribu Jiwa Setiap Tahun Tewas di Jalan

YOGYA (KR) - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, masalah transportasi jalan sudah berkembang menjadi masalah sosial masyarakat, karena begitu banyak nyawa melayang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Di Indonesia menurut Asia Development Bank korban kecelakaan ini mencapai 30.000/ tahun atau 27 orang/hari meninggal di jalan.

Demikian dikemukakan Gubernur DIY yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi DIY Ir Triherdjun MSc ketika membuka pencanangan Pekan Keselamatan Transportasi Jalan se Dunia (PKTJD) Propinsi DIY di halaman Balairung UGM Bulaksumur, Senin (23/4). PKTJD ini akan berlangsung selama 5 hari, 23-27 April 2007 dengan berbagai kegiatan.

Menurut Gubernur DIY, faktor utama banyaknya korban kecelakaan lalulintas jalan ini manusia mencapai 80-90 persen, sehingga sangat berdampak terhadap peningkatan kemiskinan. Akibat kecelakaan yang menelan korban puluhan ribu ini meningkatkan angka kemiskinan dengan kerugian Rp 41 triliun setiap tahun. Untuk itu perlu kesadaran berlalu lintas sejak dini terutama dari kalangan remaja.

Sebelumnya, digelar kegiatan bersepeda mengikuti lajur sepeda di Jaringan Sepeda Hijau Kampus, antara lain UGM, UNY, UII, UAD dan UAJY, diikuti komunitas sepeda Yogyakarta antara lain Podjok, JSC, Komunitas Sepeda Kedaulatan Rakyat, kelompok sepeda yang lain dan Polygon.

“Komunitas Sepeda KR mendukung Pekan Keselamatan Transportasi Jalan se Dunia ini. Dengan bersepeda ke kantor barangkali mengurangi polusi di jalanan “ ujar Budi Setyawan.

Di Jakarta, Presiden SBY mengingatkan angka kematian akibat kecelakaan lalulintas, membuat prihatin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan penanganan secara menyeluruh.

“ Saya sangat prihatin karena angka kematian akibat kecelakaan justru lebih tinggi dari kematian prajurit saat melakukan operasi militer,” kata SBY di TMII, Jakarta, Senin (23/4) seusai meresmikan Pekan Keselamatan Transportasi Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga mencanangkan sosialisasi penggunaan helm bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang ditandai dengan pemberian helm kepada dua siswa SD.

Di depan sekitar 800 siswa SD dari seluruh wilayah Jakarta, Presiden mengatakan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia justru lebih tinggi dibandingkan dengan kematian prajurit saat melakukan operasi militer.

Presiden menegaskan korban kecelakaan lalu lintas juga didominasi oleh warga usia produktif yang tentunya merupakan bagian dari kepala keluarga yang menjadi tulang punggung keluarga.

Dengan demikian, secara tidak langsung kecelakaan lalu lintas bisa mempengaruhi kegiatan ekonomi, katanya.

Presiden juga melakukan uji-coba “test-drive” statis terhadap kendaraan mobil dan sepeda motor yang disediakan oleh Yamaha Indonesia. Alat uji coba itu dimaksudkan untuk calon konsumen yang membeli kendaraan bermotor untuk terlebih dahulu mencoba fitur kendaraan sebelum melakukan pembelian. (Asp/Mgn/Sim)-b

Kedaulatan Rakyat - Selasa, 24 April 2007

Posted at 10:52 pm by greenmapsepeda
Make a comment  

Setiap Tahun 1,5 Juta Orang Tewas Kecelakaan Lalin

YOGYA (KR) - Krisis nyawa akibat kecelakaan di jalan semakin menakjubkan. Di dunia setiap tahun lebih dari 1,5 juta orang meninggal dan 20 juta luka-luka. Krisis itu diperkirakan akan terus berlanjut dan meningkat seiring dengan peningkatan kendaraan bermotor, terutama di negara-negara berkembang. Pemuda merupakan kelompok yang paling rentan mengalami risiko kematian, luka parah dan cacat seumur hidup akibat kecelakaan.

Demikian dikemukakan Ketua Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM Dr Heru Sutomo, Sabtu (21/4) dalam rangkaian pekan keselamatan jalan. Selama sepekan, 23-27 April akan digelar berbagai keiatan yang didukung Jaringan Sepeda Kampus (UGM, UAJ, USD, UNY, UII), klub-klub sepeda Yogyakarta, Mitra Selamat di Jalan (MSJ), Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), LSM dan kalangan pers.

Fokus utama pekan keselamatan jalan se dunia ini pemuda sebagai pengguna jalan dan akan diselenggarakan serentak di seluruh dunia. Pekan keselamatan global ini untuk meningkatkan kesadaran tentang dampak sosial dari kecelakaan lalu lintas, menitik-beratkan pada pemuda pengguna jalan dan rencana aksi yang mempunyai dampak besar terhadap upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas.

Menurut Dr Heru Sutomo kegiatan hari pertama dimulai dengan bersepeda ke kantor (bike to work) di lingkungan kampus UGM. Pembukaan dan pencanangan keselamatan jalan global oleh Gubernur DIY, pembagian leaflet kampanye kembali bersepeda di penjuru kota Yogyakarta. Hari yang sama digelar pawai para siswa TK se Kota Yogyakarta dengan atribut dan slogan tentang kesadaran keselamatan di jalan.

Hari kedua, ceramah bertema ‘Pendidikan Keselamatan Jalan Sejak Dini’ untuk para guru dan pelajar DIY yang rencananya difokuskan di Aula Dinas Perhubungan (Dinhub) Propinsi DIY. Hari ketiga talkshow di radio dengan tema ‘Penggunaan Helm Anak dan Penegakan Hukum Lalulintas dalam Rangka Meningkatkan Keselamatan Jalan’. Hari keempat seminar di Wisma Magister Manajemen (MM) UGM dengan tema ‘Keselamatan Jalan Menjadi Tanggungjawab Bersama’.

Seminar dilaksanakan dua sesi dengan topik ‘Budaya Berkeselamatan: Bukan Saatnya Bertoleransi’ dan ‘Waktu Tanggap (Respons Time) dalam Penanganan Kedaruratan Korban Kecelakaan Jalan’. Pada hari kelima, peresmian zona selamat sekolah (ZOSS) di SD Kanisius Sleman, simulasi Cara Menyeberang Jalan Supaya Aman (Camejasa) oleh siswa TK, pemberian helm anak. Acara penutup ini akan dihadiri Dirjen Hubdar, Gubernur DIY, Bupati Sleman.

(Asp/M-1)-d.

Kedaulatan Rakyat - Minggu, 22 April 2007

Posted at 10:47 pm by greenmapsepeda
Make a comment  




Thursday, April 19, 2007
Sarasehan "Jogja Bersepeda Nyaman, Mungkinkah?"

Digelar dalam rangka United Nation Global Road Safety Week (GRSW) di Yogyakarta 23-28 April 2007

Hari, tanggal: Sabtu, 21 April 2007
Waktu: pk 09.00 - selesai
Tempat: Griya KR (Kedaulatan Rakyat) Jl. P. Mangkubumi 40-42 Yogyakarta
Acara:
- Sarasehan tentang bersepeda dari sisi keselamatan, kesehatan, serta sistem transportasi.
- Expo sepeda oleh salah satu produsen sepeda.
Pembicara:
- Heru Sutomo (Pustral UGM)
- Peter Mulyadi (Polygon)
- dan beberapa pembicara lain
Pendukung acara:
Jaringan Sepeda Hijau Kampus (JSK) Yogyakarta: Univ. Gadjah Mada, Atmajaya Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Univ. Sanata Dharma, Univ. Islam Indonesia; Komunitas Bike2Work Yogyakarta, dan komunitas sepeda lainnya.

Sarasehan terbuka untuk komunitas sepeda di Yogyakarta dengan terlebih dahulu mendaftar pada beberapa panitia yaitu Wakid (KR) 081578121160, Kunharibowo (UAJY) 081328019769, S Ramadhan (UII) 08175422348, Sudarmaji (UNY) 0274 520324, Danang Samsu (B2W-Jogja) 081802626493, Kurniawati (Pustral UGM) 0811282142, Sony Halim (Polygon Yogya) 08165424871.

Sumber: Kedaulatan Rakyat

Posted at 01:17 am by greenmapsepeda
Make a comment  




Next Page



   





<< October 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31


View Larger Map

Peta Hijau Sahabat Sepeda
adalah pemetaan lingkungan
yang ramah dan juga yang
mengancam pengguna sepeda
di Kota Yogyakarta memakai
metode Green Map

Kenapa peta:
Kita perlu lebih dari hanya
arah jalan dari sana ke sini,
tapi bagaimana bisa ke sana
dari sini dengan santai,
asyik, dan aman.

Selain dapat memenuhi tujuan
praktis, peta hijau ini juga
diharapkan dapat menjadi salah
satu titik keberangkatan kita
dalam mewujudkan dunia gagasan
kegiatan bersepeda ke dalam realita.

Sahabat Sepeda, Siapa:
Ya...menjadi sahabat bukan
hanya buat penunggang sepeda,
tapi juga siapapun yang bisa
mendukung kondisi bersepeda
yang lebih baik pada saat ini
dan di masa mendatang.
Bisa siapa saja, baik pesepeda
maupun bukan pesepeda.

Dikerjakan oleh para relawan
dengan berbagai macam
latar belakang, diinisiatori
oleh Kinoki dan
Greenmaper Jogja
sejak awal tahun 2007

Info lebih lanjut hubungi:

Kinoki
bukan bioskop bukan coffeeshop
Jl. Soeroto No. 20 Kotabaru
Yogyakarta
Kontak: Elida
e-mail: kinoki.jogja@gmail.com

Greenmaper Jogja
Kontak: Elanto Wijoyono
e-mail:greenmapper_jogja@yahoo.com
URL: Green Map Indonesia

Link:
Kinoki
Peta Hijau
Peta Hijau Blog
Cyclistreport
Green Map System
Sahabat Sepeda
Bike2Work Chapter Yogyakarta






Contact Me

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed