peta hijau sahabat sepeda yogyakarta 2006-2007


Tuesday, December 19, 2006
Emisi Kendaraan Dekati Ambang Batas Toleransi

Emisi kendaraan bermotor menjadi salah satu penyumbang polusi udara terbanyak di DIY, di samping proses industri dan pembakaran. Selain hidrokarbon (HC) yang dapat menyebabkan kanker, leukimia, dan penyakit serius lainnya, emisi kendaraan bermotor juga mengeluarkan karbon monoksida (CO) dan timah hitam (Pb) yang juga berbahaya untuk kesehatan, terutama bagi anak-anak. Meskipun kadar CO dan Pb dalam udara DIY belum melampaui baku mutu udara ambien, namun jumlah kadar zat, energi, dan komponen yang terkandung di dalamnya cukup tinggi.

Mengacu pada publikasi Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan (KPDL) Kota Yogyakarta awal tahun 2005, kandungan CO dan Pb atau timbal di wilayah perumahan cenderung lebih rendah ketimbang di tempat umum lainnya. Kualitas udara di perempatan jalan besar seperti di perempatan Wirobrajan, Mirota Kampus (Terban), dan Jalan Magelang cukup mengkhawatirkan. Kadar CO dan timbal di tiga lokasi tersebut mendekati ambang baku mutu ambien yang ditoleransi, yaitu 30.000 mikrogram per meter kubik (ug/m3) untuk CO dan timbal sebesar 2,0 ug/m3 (lihat Grafis).

Padahal, polusi udara akibat CO dapat menyebabkan cacat pada janin, kerusakan otak, bahkan kematian pada bayi. Pencemaran timbal dapat menurunkan kecedasan anak, menghambat pertumbuhan, hingga mengurangi kemampuan mendengar dan berkosentrasi pada anak-anak, terutama yang berusia di bawah enam tahun.

Guna mengurangi emisi kendaraan bermotor, sebenarnya sejak pertengahan tahun 2006 telah diberlakukan penggunaan bensin tanpa timbal. Pertamina sebagai produsen terbesar pun sudah tak memproduksi bensin bertimbal lagi sejak 1 Juli 2006. Namun, mahalnya harga jual bensin tanpa timbal di Indonesia, seperti pertamax (Rp 6.000 per liter) dan pertamax plus (Rp 6.250 per liter), masih menjadi problem tersendiri bagi masyarakat. (NURUL FATCHIATI/LITBANG KOMPAS)


Kompas > Yogyakarta - Jumat, 15 Desember 2006

Posted at 07:35 am by greenmapsepeda

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry



   





<< December 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31


View Larger Map

Peta Hijau Sahabat Sepeda
adalah pemetaan lingkungan
yang ramah dan juga yang
mengancam pengguna sepeda
di Kota Yogyakarta memakai
metode Green Map

Kenapa peta:
Kita perlu lebih dari hanya
arah jalan dari sana ke sini,
tapi bagaimana bisa ke sana
dari sini dengan santai,
asyik, dan aman.

Selain dapat memenuhi tujuan
praktis, peta hijau ini juga
diharapkan dapat menjadi salah
satu titik keberangkatan kita
dalam mewujudkan dunia gagasan
kegiatan bersepeda ke dalam realita.

Sahabat Sepeda, Siapa:
Ya...menjadi sahabat bukan
hanya buat penunggang sepeda,
tapi juga siapapun yang bisa
mendukung kondisi bersepeda
yang lebih baik pada saat ini
dan di masa mendatang.
Bisa siapa saja, baik pesepeda
maupun bukan pesepeda.

Dikerjakan oleh para relawan
dengan berbagai macam
latar belakang, diinisiatori
oleh Kinoki dan
Greenmaper Jogja
sejak awal tahun 2007

Info lebih lanjut hubungi:

Kinoki
bukan bioskop bukan coffeeshop
Jl. Soeroto No. 20 Kotabaru
Yogyakarta
Kontak: Elida
e-mail: kinoki.jogja@gmail.com

Greenmaper Jogja
Kontak: Elanto Wijoyono
e-mail:greenmapper_jogja@yahoo.com
URL: Green Map Indonesia

Link:
Kinoki
Peta Hijau
Peta Hijau Blog
Cyclistreport
Green Map System
Sahabat Sepeda
Bike2Work Chapter Yogyakarta






Contact Me

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed